RIMPANG TEMU KUNCI SEBAGAI ANTIKANKER (page 3)

Penelitian  yang dilakukan oleh tim peneliti dari Jurusan Praklinis, Fakultas Kedokteran, Universitas Thammasat, Pathum Thani, Thailand, menyebutkan ekstrak etanol temu kunci berpotensi menyembuhkan luka dan mengandung antioksidan. 

Senyawa panduratin A mampu menghambat aktivitas enzim Glutathione S-Transferase (GST). Penelitian dilakukan terhadapa sel T47D yang merupakan sel kanker payudara, Melalui simulasi docking molecular menggunakan software Molecular Operating Environment (MOE) lisensi Fakultas Farmasi UGM yang telah dilakukan menunjukkan bahwa senyawaPanduratinAmemiliki afinitas terhadap PI3K. Pada interaksi yang terjadi antaraATP (ligan native) dengan PI3K terjadi pada residu Serin 806, Asparagin951, danValin 882 (Gambar 3A). SedangkanpadaPanduratin , A dengan PI3K menunjukkan adanya interaksi yang sarna yaitu pada residu serin 806 Melalui keterangan tersebut, dapat diketahui bahwa kemungkinan mekanisme peningkatan aktivitas sitotoksik dari doxorubicin terhadap sel T47D adalah melalui afinitas yang terjadi antara PI3K-Panduratin A, yang menyebabkan PI3K tidak dapat memfosforilasi Akt dan mekanisme survival cell dapat dihambat, sehinga mencegah terjadinya resistensi sel T47D, selain itu PI3K merupakan salah satu protein anti-apoptosis, yang apabila dihambat aktivitasnya akibat terikat dengan Panduratin A proses apoptosis dapat berjalan dan menyebabkan kematian sel.

            Senyawa panduratin A pada temu kunci juga memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Aktivitas antioksidan dari panduratin A mampu meredam radikal-radikal bebas, termasuk radikal oksida nitrit yang merupakan pemicu tumorigenesis. Secara in vitro, Panduratin A mampu menghambat pertumbuhan sel kanker HepG2 yang diinduksi dengan tert-butil hidroksi peroksida (t-BHP). Panduratin A menghambat kuat t-BHP yang merupakan senyawa induktor kanker dengan mekanisme pembentukan intermediet radikal bebas. Panduratin A dapat memproteksi sel HepG2 melaui perbaikan  kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh t-BHP  dengan cara peredaman radikal bebas (Sohn et al., 2005).             Penghambatan angiogenesis merupakan salah satu target yang strategis untuk pengobatan kanker.  Pemacuan angiogenesis untuk pembentukan pembuluh darah baru menuju sekumpulan sel tumor diperlukan untuk penyediaan nutrisi dan oksigen. Penghambatan angiogenesis dapat terjadi melalui penghambatan ekspresi faktor pertumbuhan pemicu sel-sel endotelial seperti vascular endothelial growth factor (VEGF). Panduratin A dapat menghambat proses angiogenesis melalui penekanan ekspresi enzim siklooksigenase-2 (COX-2). Enzim COX-2 memiliki peran yang penting dalam pembentukan prostaglandin yang merupakan faktor pemicu ekspresi VEGF. Penekanan ekspresi VEGF akan menghambat angiogenesis (Yun et al., 2003).

DAFTAR PUSTAKA

Sohn, J.H., Han, K.L., Lee, S.H., and Hwang, J.K., 2005, Protective Effects of Panduratin Against Oxidative Damage of tert-Butylhydroperoxide in Human HepG2 Cells, Biological and Pharmaceutical Bulletin, 28(6):1083-1086.

Yun ME, Johnson RR, Antic A, Donoghue MJ. 2003. EphA family gene

expression in the developing mouse neocortex: regional patterns

reveal intrinsic programs and extrinsic influence. J Comp Neurol.

456:203–216.

Tinggalkan Balasan

Close Menu