ANTIOKSIDAN ALAMI DARI PROPOLIS (Part 2)

Untuk menghambat dan mencegah reaksi oksidasi yang disebabkan oleh radikal bebas diperlukan antioksidan alami. Antioksidan membantu menghentikan proses  oksidasi  radikal  bebas  terhadap  sel tubuh,  dengan  cara  mendonorkan  satu  elektron  atau  satu  atom hidrogennya pada senyawa radikal dalam tubuh, sehingga senyawa radikal  tersebut  menjadi  terstabilkan   (Miyake  dan  Shibamoto, 1997). Secara alami, antioksidan sangat besar perannya pada manusia untuk mencegah terjadinya penyakit.

Propolis merupakan salah satu sumber antioksidan alamiah. Propolis adalah zat resin yang dihasilkan dari tunas, daun dan eksudat pohon dan tanaman yang tercampur dengan serbuk sari, lilin dan enzim kemudian disekresikan oleh lebah madu. Di dalam propolis terkandung senyawa bioaktif yang dapat memberikan efek positif pada tubuh.

Propolis dikenal sebagai antimikroba, obat bius, anti inflamasi, penyembuhan penyakit, antioksidan dan senyawa anti kanker (Duarte et al., 2003). Senyawa bioaktif pada propolis kaya akan flavonoid dan fenoliknya (Segueni et al., 2011). Senyawa tersebut merupakan antioksidan yang dapat digunakan untuk melawan radikal bebas.

Propolis memiliki kandungan gizi mikro yang bernilai cukup tinggi yaitu vitamin (A, B, dan C), mineral (kalsium, magnesium, natrium, zat besi, mangan, timbal, dan seng), dan enzim suksinat dehrogenase (Bankova, Castro and Marcucci, 2000). Beberapa zat aktif yang terkandung dalam propolis adalah polifenol (flavonoid, asam fenolat dan esternya), terpenoid, stereoid, dan asam amino (Kumazawa, Hamasaka and Nakayama, 2004). Tabel 1 menyajikan komposisi kimia propolis menurut Krell (1996).

Sumber :

Penulis : Bella Amalia

Duarte, S., Koo, H., Bowen, W.H., Hayacibara, M.F., Cury, J.A., Ikegaki M, Rosalen, P.L., 2003. Effect Of A Novel Type Of Propolis And Its Chemical Fractions On Glucosyltransferases And On Growth And Adherence Of Mutans Streptococci. Biological Pharmceutical Bullettin.26(4).

Duarte, S., Koo, H., Bowen, W.H., Hayacibara, M.F., Cury, J.A., Ikegaki M, Rosalen, P.L., 2003. Effect Of A Novel Type Of Propolis And Its Chemical Fractions On Glucosyltransferases And On Growth And Adherence Of Mutans Streptococci. Biological Pharmceutical Bullettin.26(4).

Krell, R. (1996) VALUE-ADDED PRODUCTS FROM BEEKEEPING Table of Contents by, Fao Agriculture Services Bulletin.

Kumazawa, S., Hamasaka, T. and Nakayama, T. 2004. Antioxidant activity of propolis of various geographic origins, Food Chemistry, 84(3), pp. 329–339. doi: 10.1016/S0308-8146(03)00216-4.

Miyake dan Shibamoto, T. 1997. Antioxidant Activities of Natural Compound Found in Plants. J. Agric. Food. Chem. 45. 1819-1822

Tinggalkan Balasan

Close Menu